sokaquiz
Cara Menghafal Perkalian 1-10 untuk Anak SD, Pelan-Pelan tapi Nempel

Cara Menghafal Perkalian 1-10 untuk Anak SD, Pelan-Pelan tapi Nempel

Banyak anak bisa "menyanyikan" perkalian dari awal: tujuh kali satu tujuh, tujuh kali dua empat belas, dan seterusnya. Tapi begitu ditanya langsung "7 × 8 berapa?", dia harus mulai lagi dari 7 × 1. Itu belum hafal, itu baru urut.

Tujuannya sebenarnya sederhana: lihat soal, langsung tahu jawabannya, kira-kira dalam 3 detik. Kalau perkalian sudah otomatis begitu, pembagian, pecahan, dan soal cerita di kelas 4 ke atas jadi jauh lebih ringan.

Kabar baiknya, yang perlu dihafal nggak sebanyak kelihatannya.

Pahami dulu artinya, baru dihafal

Sebelum hafalan, pastikan anaknya ngerti perkalian itu apa: penjumlahan berulang. Di sekolah di Indonesia, 3 × 4 dibaca "3 kali 4" dan artinya 4 + 4 + 4 (angka 4 dijumlahkan 3 kali). Ini sempat ramai dibahas beberapa tahun lalu, jadi kalau dulu Ayah Bunda belajarnya kebalik, ikuti cara sekolah saja supaya anaknya nggak bingung.

Cara gampang ngenalinnya: pakai benda. 3 piring, tiap piring 4 kue, jadi ada berapa kue? Setelah dia paham, baru masuk ke hafalan.

Ternyata cuma 10 fakta yang benar-benar susah

Tabel perkalian 1-10 isinya 100 soal. Tapi:

Kalau semua itu sudah lancar, yang tersisa cuma 10 fakta:

6 × 6, 6 × 7, 6 × 8, 6 × 9, 7 × 7, 7 × 8, 7 × 9, 8 × 8, 8 × 9, 9 × 9.

Sepuluh ini yang biasanya bikin macet. Jadi jangan habiskan tenaga mengulang 2 × 3 terus-terusan, fokusnya ke sini.

Urutan belajar yang enak

Jangan mulai dari tabel 1 lalu 2, 3, 4 sampai 10 berurutan. Lebih enak dikelompokkan dari yang paling gampang.

Langkah 1: ×2, ×5, dan ×10

Latihan: Jago Hitung Level 18, Perkalian 2, 5, dan 10 · cetak lembar Level 18

Langkah 2: ×3 dan ×4

Awalnya memang pakai cara ini dulu. Lama-lama, karena sering ketemu, jawabannya muncul sendiri tanpa dihitung.

Latihan: cetak lembar Level 19, Perkalian 3 dan 4

Langkah 3: ×9, ×6, ×8, lalu ×7

Latihan: cetak lembar Level 20, Perkalian 6, 7, 8, 9

Langkah 4: campur semua, acak

Ini langkah yang sering dilewati. Kalau latihannya selalu urut per tabel, anak bisa "menebak" polanya tanpa benar-benar hafal. Begitu soalnya diacak, ketahuan mana yang belum nempel.

Latihan: cetak lembar Level 21, Semua perkalian 1-10

Setelah ini, pembagian jadi gampang karena tinggal dibalik: 56 ÷ 7 = 8 karena 7 × 8 = 56. Level 22, Pembagian dari perkalian

10 menit sehari lebih ampuh dari 1 jam seminggu

Hafalan perkalian itu seperti naik sepeda: yang bikin lancar adalah sering, bukan lama. Beberapa hal yang membantu:

Latihan otomatis: Jago Hitung

Kami bikin Jago Hitung persis untuk ini. Gratis, bisa langsung main tanpa daftar.

Perkalian ada di Level 18 sampai 22. Sebelumnya ada penjumlahan dan pengurangan, setelahnya pecahan dan desimal, jadi bisa terus dipakai sampai kelas 6.

Cek cepat: sudah hafal belum?

Coba tanya anaknya lima soal ini, tanpa kertas. Kalau semuanya bisa dijawab dalam beberapa detik, perkaliannya sudah aman.

1. 6 × 7

Lihat jawaban

42. Kalau macet: 5 × 7 = 35, tambah 7 jadi 42.

2. 8 × 9

Lihat jawaban

72. Kalau macet: 8 × 10 = 80, kurangi 8 jadi 72. Cek: 7 + 2 = 9.

3. 4 × 7

Lihat jawaban

28. Dobel 7 jadi 14, dobel lagi jadi 28.

4. 7 × 8

Lihat jawaban

56. Ingat urutannya: 5, 6, 7, 8 (56 = 7 × 8).

5. 54 ÷ 6

Lihat jawaban

9. Cari "6 kali berapa yang 54": 6 × 9 = 54.

Yang masih lama atau salah, itu yang dilatih minggu ini.

Yang sering ditanyakan

Mulai belajar perkalian kelas berapa? Biasanya mulai dikenalkan di kelas 2 atau 3, dan diharapkan sudah lancar di kelas 3-4. Kalau anaknya belum lancar di kelas 4, nggak apa-apa, tinggal mulai dari Langkah 1. Lebih baik telat tapi kuat daripada buru-buru lalu bolong.

Perlu dihafal sampai 12 × 12? Untuk sekolah di Indonesia, 1-10 sudah cukup. Perkalian yang lebih besar (misalnya 34 × 6) dikerjakan dengan cara bersusun, dan itu juga butuh 1-10 yang lancar.

Berapa lama sampai hafal? Beda-beda tiap anak. Dengan latihan rutin 10 menit sehari, banyak anak butuh beberapa minggu untuk ×2, ×5, ×10, lalu beberapa minggu lagi untuk 10 fakta tersulit. Yang penting rutin, bukan cepat selesai.

Pakai lagu perkalian boleh? Boleh, buat awal-awal dan biar seru. Tapi tetap latih dengan soal acak, supaya dia nggak perlu "menyanyi dari awal" setiap kali ditanya.


Mau langsung coba? Mulai Jago Hitung, atau cetak lembar latihan perkalian untuk dikerjakan di rumah. Soal Matematika kelas 3 per bab ada di Kuis Matematika Kelas 3.

Artikel lainnya

Lihat semua artikel